Malam yang mulai terasa dingin menusuk tulang,, hehe... **diawali dengan agak lebay ini.. hehe..
Tiba-tiba pengen nulis lagi dan lagi.. Kegiatan ini sangat menyenangkan bagiku. Entah itu hanya beberapa baris ataupun hanya satu kalimat. Menulis adalah caraku untuk mengekspresikan segala apa yang ada dalam pikiran dan hatiku.
Malam ini aku merenung, bahwa kehidupan ini sangat mudah terbolak-balik. Terkadang kita lagi di atas. Tiba-tiba terjatuh. Ataupun sebaliknya kita sedang di bawah namun tak disangka berubah menjadi di atas. Mental lah yang sangat perlu kita siapkan. Contoh yang sering saya baca misalnya ketika ada orang yang kaya, hari ini dia berfoya-foya membeli ini itu tanpa menengok kaum yang lain. Bisa saja hari berikutnya dia terbelit masalah keuangan. Rasanya syook bukan? Dan lagi, misalnya ada seorang yang pas-pasan tiba-tiba mendapat "durian runtuh" undian sebesar 100juta. Subhanallah apabila nggak kuat imannya orang tersebut bisa kufur nikmat. Begitupun hal-hal yang lain yang serupa dengan contoh tadi. Ah,,, siapa yang tau kejadian 5 menit lagi? 1 menit pun mana kita tau..
Yang kurasakan saat ini adalah mellow.. Saya memutar kembali apa yang telah terjadi dalam hidup. Rasanya saya harus menyiapkan mental dengan apa yang akan terjadi esok. Saat saya sedang di atas saya harus tetap rendah hati begitu pula saat sedang di bawah saya harus bisa bertahan dan bersabar. Bahagia dan kesediahan itu terkadang bisa tipis bedanya.
Akhir-akhir ini banyak yang ingin ku pelajari tentang arti hidup dan belajar tentang arti penantian.Begitu banyak pelajar yang saya dapat dari twitter, dari blog dan facebook. Ketiganya tak hanya sekedar sosial media belaka. Tapi bisa menjadi guru kita dalam belajar. Saya ingin kelak ketika tiba saatnya waktu ku di dunia ini telah berakhir, saya benar benar bisa menjadi makhluk yang pandai bersyukur dengan semua yang telah Allah gariskan pada saya. Dia lah Maha Pencipta Yang lebih Tau mana yang terbaik untuk hambaNya.
Dibalik kesulitanku untuk menjalani hidup, Allah menyiapkan kejutan yang sangat mengharukan. Ini membuktikkan bahwa bagaimana pun cobaan yang hadir dihadapan kita, itulah cara Allah menyayangi kita.. itulah cara Allah membuat hamba-Nya kuat dan menaikkan derajat kita menjadi lebih baik..
Nangiiisss nulisnya... ditambah dengan backsound lagunya wali yang judulnya "Aku Cinta Allah".. T_T Aahh,, rasanya pengen dipeluk kekuatan dariNya.
Ya Allah... jangan biarkan hambaMu ini berpaling dariMu. Hanya KepadaMu lah tempat kami mengadu dan berserah diri. Pertemukanlah dan eratkan lah hamba dengan lingkungan yang kian mendekatkanku padaMu. Kelak matikan hamba dalam keadaan khusnul khotimah..
Ya Allah.. Maafkanlah hambaMu yang masih dibalut dengan dosa.. Maafkan hambaMu saat keistiqomahan goyah..
Udah nggak kuat mau nulis lagi,,, yang pasti saya nulis ingin bener-bener pengen membuat hati ini plong... Pengen dipeluk kekuatanNya.. sekian.. :')
Tampilkan postingan dengan label ujian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ujian. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 07 September 2013
Selasa, 27 Agustus 2013
Ada hikmah dari sebuah ujian
Siang tadi saya mencoba kepoin video motivartistnya Marshanda. Awalnya sih penasaran gara-gara di timeline twitter akunnya marshanda sering dimention followernya kalo videonya bagus.
Di setiap kegagalan itu ada rahasia Allah agar kita memiliki mental yang lebih kuat, kita bisa introspeksi diri, bisa merasakan asam garam kehidupan dan dari semua itu pada akhirnya kita bisa mengambil sebuah hikmah sehingga kita bisa menyelesaikan masalah dengan baik dan lebih berani menghadapinya.
Di tengah video agak speechless juga sih dengerin mashanda cerita masa lalunya yang traumatis. Ooh.. betapa cukup berat juga dia dikala masih kecil. Alhamdulillah saya masih diberi sebuah keluarga yang utuh. Tapi sebuah kerasnya ujian dia bisa bangkit dan menjadi lebih dewasa dalam memaknai sebuah masalah.
Setiap orang pasti memiliki masalah, termasuk saya. Saya juga pernah merasa gagal yang kadang membuat saya sedikit kecewa dengan diri sendiri dan keadaan. Terkadang saya dapat menyelesaikan sendiri atau nggak ya curhat dengan orang lain. Namun ada salah satu hal yang sampai sekarang tak pernah ku share dengan oranglain. Ada satu masalah yang bener-bener menggangguku namun saya belum berani untuk open. Mungkin sebenernya ada lah 1 atau 2 orang yang tau. Tapi mungkin kurang ngeh kalo itu masalah sekali untuk saya.
Hingga kini 1 masalah yang belum ini ku buka lebih dalam tadi terkadang membuatku ambisius pada 1 tujuan. Saya pengen seperti ini. Titik. Di lain sisi bagus juga karena dengan ambisi itu saya bisa bersemangat, namun ambisi itu sebenernya adalah hasil kekecewaan.
Semakin bertambah umur saya semakin memaknai bahwa ini cobaan dari Allah untuk mendewasakan saya. Saya bisa lebih sabar dari sebelum-sebelumnya. Tapi dari situ saya terkadang menjadi tak ingin ambil pusing dengan sebuah masalah. Biar deh lupakan saja masalah itu. Saya jadi sering flight.. alias cuek dengan masalah tanpa menyelesaikan. Mengganggap sesuatu itu tak pernah terjadi. Saya seperti tidak ingin ambil beban. Dan masalah jadi panjang. Saya tau cara ini salah. Awalnya akan baik tapi.. apabila masalah tanpa penyelesaian suatu saat bisa saja akan muncul kembali.
Suatu ketika saya menemukan titik balik dalam hidup saya, saya nggak boleh cuek lagi. Saya harus mengambil setiap hikmah. Pasti ada kok. Semua harus dikembalikan pada Allah. Ketika kita bersabar dan ikhlas maka pertolongan Allah akan datang. Saya inget dulu ketika bersilaturahmi di rumah salah satu keluarga teman sang bapak menasehatiku bahwa setiap kesulitan itu sudah dibarengi dengan kemudahan. Cuma tugasnya kita harus peka saja.
Setelah melihat video from failure to hikmah saya seperti mendapat insigh lagi. Pliiis deh... jangan takut dengan sebuah kegagalan, ujian ataupun masalah. Let’s see... gimana pribadi sebelum dapet ujian dengan pribadi setelah dapat ujian. Lebih kuat mana? Kita harus pinter memaknai sinyal dari Allah.. Dan masa lalu biar lah berlalu. Kegagalan yang dulu tidak perlu disesali lagi. Karena kegagalan yang dulu adalah langkah awal menuju pribadi yang seperti berlian. InsyaAllah.. aamiin..
Video apaan sih??Akhirnya ya siang tadi menyempatkan youtube-ing videonya. Judulnya From failure to Hikmah. Isinya tentang sebuah kegagalan yang akhirnya menciptakan hikmah. Apabila kegagalan semakin besar, semakin membuat kita terjatuh kalo kita dpt melihat hikmah kita akan maju. Ada quotes yang menyatakan bahwa dibutuhkan tekanan berton ton untuk menjadi berlian. Tekanan itu ibarat masalah atau ujian. Kegagalan adalah bekal untuk kita lebih baik lagi.
Di setiap kegagalan itu ada rahasia Allah agar kita memiliki mental yang lebih kuat, kita bisa introspeksi diri, bisa merasakan asam garam kehidupan dan dari semua itu pada akhirnya kita bisa mengambil sebuah hikmah sehingga kita bisa menyelesaikan masalah dengan baik dan lebih berani menghadapinya.
Di tengah video agak speechless juga sih dengerin mashanda cerita masa lalunya yang traumatis. Ooh.. betapa cukup berat juga dia dikala masih kecil. Alhamdulillah saya masih diberi sebuah keluarga yang utuh. Tapi sebuah kerasnya ujian dia bisa bangkit dan menjadi lebih dewasa dalam memaknai sebuah masalah.
Setiap orang pasti memiliki masalah, termasuk saya. Saya juga pernah merasa gagal yang kadang membuat saya sedikit kecewa dengan diri sendiri dan keadaan. Terkadang saya dapat menyelesaikan sendiri atau nggak ya curhat dengan orang lain. Namun ada salah satu hal yang sampai sekarang tak pernah ku share dengan oranglain. Ada satu masalah yang bener-bener menggangguku namun saya belum berani untuk open. Mungkin sebenernya ada lah 1 atau 2 orang yang tau. Tapi mungkin kurang ngeh kalo itu masalah sekali untuk saya.
Hingga kini 1 masalah yang belum ini ku buka lebih dalam tadi terkadang membuatku ambisius pada 1 tujuan. Saya pengen seperti ini. Titik. Di lain sisi bagus juga karena dengan ambisi itu saya bisa bersemangat, namun ambisi itu sebenernya adalah hasil kekecewaan.
Semakin bertambah umur saya semakin memaknai bahwa ini cobaan dari Allah untuk mendewasakan saya. Saya bisa lebih sabar dari sebelum-sebelumnya. Tapi dari situ saya terkadang menjadi tak ingin ambil pusing dengan sebuah masalah. Biar deh lupakan saja masalah itu. Saya jadi sering flight.. alias cuek dengan masalah tanpa menyelesaikan. Mengganggap sesuatu itu tak pernah terjadi. Saya seperti tidak ingin ambil beban. Dan masalah jadi panjang. Saya tau cara ini salah. Awalnya akan baik tapi.. apabila masalah tanpa penyelesaian suatu saat bisa saja akan muncul kembali.
Suatu ketika saya menemukan titik balik dalam hidup saya, saya nggak boleh cuek lagi. Saya harus mengambil setiap hikmah. Pasti ada kok. Semua harus dikembalikan pada Allah. Ketika kita bersabar dan ikhlas maka pertolongan Allah akan datang. Saya inget dulu ketika bersilaturahmi di rumah salah satu keluarga teman sang bapak menasehatiku bahwa setiap kesulitan itu sudah dibarengi dengan kemudahan. Cuma tugasnya kita harus peka saja.
Setelah melihat video from failure to hikmah saya seperti mendapat insigh lagi. Pliiis deh... jangan takut dengan sebuah kegagalan, ujian ataupun masalah. Let’s see... gimana pribadi sebelum dapet ujian dengan pribadi setelah dapat ujian. Lebih kuat mana? Kita harus pinter memaknai sinyal dari Allah.. Dan masa lalu biar lah berlalu. Kegagalan yang dulu tidak perlu disesali lagi. Karena kegagalan yang dulu adalah langkah awal menuju pribadi yang seperti berlian. InsyaAllah.. aamiin..
Langganan:
Postingan (Atom)